Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf, memperingatkan bahwa tidak ada pihak di kawasan yang dapat menjual minyak jika Iran dihalangi menjual minyaknya. Peringatan ini disampaikan melalui kantor berita IRNA di tengah sanksi ketat AS terhadap ekspor minyak Iran. Gubernur Bank Sentral Iran menyebut ekspor minyak negara itu telah turun hingga nol akibat konflik dan sanksi. Militer AS mengklaim lebih dari 1 miliar barel minyak mentah melintasi Selat Hormuz dengan bantuan mereka, sementara Iran mengekspor nol barel di bawah blokade mutlak. Qalibaf juga memperingatkan bahwa infrastruktur dan aset energi AS di sekitar Teluk dan Selat Hormuz dapat menghadapi pembalasan Iran jika Washington menyerang fasilitas minyak dan gas Iran.