Longsor dahsyat menerjang Pelabuhan Gyirong, perlintasan utama perbatasan Tiongkok-Nepal di Xizang, akibat runtuhnya gletser di dataran tinggi Nepal pada 26 Agustus. Bencana ini menyoroti ancaman bahaya glasial akibat pemanasan global.
Hingga 28 Agustus, lima orang dikonfirmasi meninggal dan 558 orang lainnya dilaporkan hilang. Upaya penyelamatan terhambat oleh lapisan lumpur setebal lebih dari 1,5 meter di lokasi bencana.
Pakar geologi menyebut peristiwa ini sebagai efek berantai bencana klasik, di mana runtuhnya es dan batuan di ketinggian 5.200 meter berubah menjadi aliran puing berkecepatan 50 meter per detik, sehingga warga hanya memiliki waktu sekitar tujuh menit untuk bereaksi.
Kawasan Dataran Tinggi Qinghai-Tibet atau Kutub Ketiga Bumi mengalami penyusutan gletser akibat pemanasan iklim sejak 1990-an. Para ilmuwan menegaskan bahwa pengurangan emisi gas rumah kaca sangat kunci untuk mencegah bencana serupa di masa depan.