Banjir bandang dan longsor di perbatasan Nepal-Tibet, China, telah menewaskan sedikitnya 750 orang dan menyebabkan 3.044 orang lainnya dinyatakan hilang sejak bencana terjadi pada Rabu (26/8/2026).
Bencana ini dipicu oleh runtuhnya gletser di kawasan Himalaya yang membawa material batu, es, lumpur, dan puing ke aliran sungai, sehingga dengan cepat menerjang permukiman dan infrastruktur di sepanjang wilayah perbatasan Nepal-China.
Di wilayah Nepal, korban meninggal mencapai 734 orang dengan 2.498 orang masih hilang. Otoritas setempat juga melaporkan bahwa sebanyak 7.514 orang telah berhasil diselamatkan.
Upaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan di tengah tingginya tingkat kerusakan infrastruktur serta jumlah korban yang terus bertambah.