Aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, memanas hingga aparat kepolisian membubarkan massa menggunakan water cannon pada Kamis (27/8/2026).
Ratusan peserta aksi dari berbagai elemen berupaya menerobos dan merobohkan gerbang utama Kompleks Parlemen Senayan, namun upaya tersebut gagal dan gerbang tetap berdiri kokoh.
Situasi kian ricuh saat sejumlah massa terlihat melempar batu dan botol minuman, memanjat pagar, hingga membakar sebagian area pagar kompleks parlemen.
Eskalasi bentrok ini terjadi setelah massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) membubarkan diri, yang kemudian digantikan oleh kelompok lain yang melanjutkan aksi di gerbang utama.