Sedikitnya 47 orang tewas dan lebih dari 50 lainnya diculik dalam serangan brutal kelompok bersenjata di Kenscoff, dekat Port-au-Prince, Haiti. Korban jiwa termasuk lima anak-anak dan dua pegawai pemerintah.
Serangan yang dilakukan oleh koalisi geng Viv Ansanm ini merupakan yang terbesar sejak Januari 2025, menghancurkan harapan pemulihan keamanan di negara tersebut. Para geng juga membakar 25 rumah warga dan masih berkeliaran di pinggiran wilayah.
Pemimpin geng yang mendalangi serangan mengancam akan membunuh semua sandera jika aparat berani melawan, serta melarang penggunaan drone oleh kepolisian. Serangan ini diduga bertujuan memecah belah sumber daya aparat keamanan jelang pemilu perdana 13 Desember mendatang.
Saat ini, kelompok bersenjata telah menguasai sekitar 70% wilayah Port-au-Prince. Krisis kekerasan yang terus meningkat ini telah menyebabkan lebih dari 3.050 orang tewas dan mengusir 1,5 juta orang dari rumah mereka sepanjang tahun ini.