Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan adanya peningkatan jumlah titik panas (hotspot) di tiga wilayah Kalimantan. Peningkatan ini mengindikasikan potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat.
BNPB bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan intensif serta langkah-langkah mitigasi untuk mencegah meluasnya kebakaran. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu titik api di area rawan.