Kompleks Mahkamah Agung (STF) di Brasilia, Brasil, digegerkan oleh penemuan tas ransel mencurigakan yang dibawa seorang pria yang hendak memasuki gedung. Polisi segera mengamankan tersangka dan mensterilkan seluruh area guna mencegah kemungkinan ancaman ledakan.
Tim penjinak bom (Gate) dikerahkan ke lokasi untuk memeriksa dan mengamankan barang bukti tersebut. Prosedur penanganan ancaman bom standar diterapkan untuk memastikan keamanan pejabat, pegawai, dan pengunjung di sekitar kompleks kejaksaan tertinggi tersebut.
Hingga saat ini, identitas dan motif pria tersebut belum diungkapkan secara resmi oleh otoritas. Penyelidikan intensif sedang dilakukan untuk menentukan apakah tas tersebut benar berisi bahan peledak atau hanya alarm palsu.
Insiden ini menimbulkan ketegangan mengingat targetnya adalah institusi peradilan tertinggi negara. Keamanan di sekitar Istana Kepresidenan dan parlemen yang berlokasi tidak jauh dari STF juga diperketat sebagai langkah antisipasi.