Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 mengguncang negara bagian Victoria, Australia, pada Sabtu dini hari pukul 02.01 waktu setempat. Pusat gempa berada di sekitar Arawata, South Gippsland, sekitar 130 kilometer tenggara Melbourne, dengan kedalaman sekitar 10 kilometer. Getaran dirasakan luas di Melbourne, termasuk pusat kota serta wilayah timur, tenggara, dan barat metropolitan, hingga membangunkan warga.
Ribuan laporan masyarakat diterima Geoscience Australia, namun belum ada konfirmasi korban luka maupun kerusakan besar. Warga menggambarkan guncangan cukup kuat, membuat perabot dan jendela bergoyang selama beberapa detik. Sebelumnya, aktivitas seismik juga terdeteksi di Victoria, termasuk gempa magnitudo 3,7 di Woodside dan 3,9 di Ensay.
Australia memang tidak berada di batas lempeng tektonik aktif, tetapi tekanan pada kerak benua dapat memicu gempa. Dampak gempa dipengaruhi magnitudo, kedalaman, jarak dari episentrum, kondisi tanah, dan ketahanan bangunan. Melbourne pernah dilanda gempa lebih besar, yakni magnitudo 5,9 pada September 2021.
Warga diimbau tetap tenang dan mengikuti prosedur Drop, Cover and Hold On jika terjadi gempa susulan. Mereka juga disarankan menjauh dari jendela, kaca, dan benda yang berpotensi jatuh, serta tidak menggunakan lift. Informasi resmi dari otoritas terkait masih dapat diperbarui setelah analisis lanjutan.