Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang perairan selatan Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (11/10/2026) pukul 10.30 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 209 kilometer barat daya Kabupaten Sukabumi, dengan kedalaman 10 kilometer, dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menyatakan hasil pemodelan tsunami menunjukkan tidak ada ancaman tsunami. Gempa ini dikategorikan sebagai gempa dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia dengan mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust).
Guncangan dirasakan di tiga wilayah Kabupaten Sukabumi, yaitu Surade, Cibitung, dan Tegalbuleud, dengan skala intensitas II MMI. Hingga pukul 10.50 WIB, BMKG belum mendeteksi adanya gempa susulan.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, mengikuti informasi resmi, dan menjauhi bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Pemantauan akan terus dilakukan untuk memberikan informasi terbaru.