Maskapai FlyDubai yang berbasis di Dubai menangguhkan penerbangan dari dan ke Israel setelah sebuah pesawat tujuan Tel Aviv dialihkan dan melakukan pendaratan darurat di Arab Saudi akibat dugaan upaya pembajakan. Insiden tersebut melibatkan penerbangan FZ 1073 pada 30 September, dan penangguhan berlaku selama penyelidikan berlangsung. Otoritas penerbangan UEA (GCAA) mengakui adanya insiden keamanan di dalam pesawat yang memaksa pendaratan di Tabuk, Arab Saudi. Menurut pejabat dan penumpang Israel, perkelahian pecah di kokpit di mana kopilot menikam kapten pilot, menyebabkan pesawat sempat menukik tajam. Penerbangan langsung ini merupakan tanda normalisasi hubungan Israel-UEA sejak Perjanjian Abraham 2020.