Kepala Seksi Ops Basarnas Banjarmasin, Bramantya Semara, menyatakan bahwa lorong-lorong di bangkai Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di bawah laut Jawa banyak tertutup, sehingga akses penyelam sangat terbatas. Posisi kapal yang terbalik membuat barang-barang penumpang berada di langit-langit dan diduga jasad korban terjebak di dalamnya. Tim penyelam menghadapi risiko tinggi karena kondisi kapal yang labil akibat arus gelombang kencang, namun upaya pencarian tetap dioptimalkan, termasuk di perairan Kalimantan Tengah. Hingga Rabu (30/9), 22 jasad ditemukan, 18 di antaranya telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Banjarmasin, sementara total korban tewas mencapai 78 orang dan 57 lainnya masih dalam pencarian pada hari ke-18 operasi SAR.