Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu mengeluarkan peringatan keras kepada semua musuh untuk tidak menyerang Israel menjelang pemilu yang dijadwalkan pada Selasa (29/9). Ia menegaskan bahwa Israel akan menggempur balik siapa pun yang berani menyerang negaranya. Ancaman ini disampaikan di tengah ketegangan keamanan menjelang proses demokrasi tersebut.