Iran menuduh Amerika Serikat melakukan serangan udara brutal yang menghantam sebuah rumah saat pesta pernikahan di wilayah selatan Sirik pada Rabu pagi.
Insiden mengerikan tersebut menewaskan sedikitnya lima orang, termasuk seorang anak, dan melukai lebih dari 60 orang lainnya. Sebagian besar korban luka adalah perempuan dan anak-anak yang kini tengah mendapat perawatan medis.
Rekaman dari Masyarakat Bulan Sabit Merah Iran menunjukkan bangunan yang hancur dengan puing-puing berserakan. Akibat serangan tersebut, pasokan listrik dan jaringan telepon di lokasi juga dilaporkan terputus.
Gubernur Sirik, Reza Shahidiyan, menyatakan seluruh korban luka telah dievakuasi ke rumah sakit di kota terdekat, Minab, dan berada dalam kondisi stabil.