2 WNI terluka kena serangan Houthi di Bandara Riyadh Saudi

Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 10.59
2 WNI terluka kena serangan Houthi di Bandara Riyadh Saudi

Sumber Berita Asli

Latest News

Baca di Website Asli ↗
Dua warga negara Indonesia (WNI) mengalami luka ringan akibat serangan kelompok Houthi Yaman di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, pada Minggu (11/10). Keduanya telah mendapat perawatan di dua rumah sakit berbeda dan diperbolehkan pulang pada hari yang sama. KBRI Riyadh melakukan pemeriksaan lanjutan ke sejumlah rumah sakit untuk memastikan tidak ada korban WNI lainnya. Serangkaian serangan Houthi telah menyasar sejumlah fasilitas di Arab Saudi, termasuk bandara. Pada Sabtu (10/10), serangan di Bandara Internasional King Khalid menewaskan 13 orang dan melukai ratusan lainnya. Sehari kemudian, serangan di lokasi yang sama kembali menewaskan satu orang dan melukai 11 lainnya. Korban meninggal berasal dari berbagai negara. Rangkaian serangan tersebut menjadi salah satu yang paling mematikan di Arab Saudi dalam lebih dari satu dekade dan menyebabkan gangguan besar terhadap aktivitas penerbangan, termasuk jemaah umrah asal Indonesia. Kelompok Houthi sebelumnya memperingatkan pesawat komersial agar menghindari wilayah udara Arab Saudi yang mereka nyatakan sebagai zona operasi militer. Kementerian Luar Negeri RI mengimbau WNI untuk membatasi perjalanan tidak perlu dan memeriksa status penerbangan. KBRI Riyadh meminta WNI meningkatkan kewaspadaan, menghindari lokasi rawan, serta tidak mengambil, merekam, atau menyebarkan foto/video terkait serangan rudal dan drone karena dapat dikenai sanksi sesuai hukum Arab Saudi.

Berita Terkait Lainnya