World Mental Health Day & Kenapa Suara Penyintas Wajib Didengar?

Sabtu, 10 Oktober 2026 pukul 06.03
World Mental Health Day & Kenapa Suara Penyintas Wajib Didengar?Ilustrasi (Auto-Generated)

Sumber Berita Asli

tirto.id

Baca di Website Asli ↗
Hari Kesehatan Mental Sedunia 2026 diperingati pada 10 Oktober dengan tema 'Lived Experiences Heard: Real Voices, Real Change', menyoroti pentingnya mendengarkan pengalaman penyintas gangguan mental. WHO menekankan bahwa kesehatan mental adalah kondisi kesejahteraan yang memungkinkan seseorang mengatasi tekanan hidup, menyadari kemampuan, belajar, bekerja, dan berkontribusi. Penyintas sering mengalami stigma, diskriminasi, dan pelanggaran HAM, padahal pengalaman mereka berharga sebagai keahlian yang tidak bisa didapat dari pelatihan profesional. Pengalaman penyintas berperan penting dalam memperbaiki sistem kesehatan mental, terutama perawatan berbasis komunitas yang berpusat pada individu. Michael Ryan dari Eksekutif Layanan Kesehatan Irlandia menyatakan bahwa keahlian dari pengalaman hidup sama pentingnya dengan keahlian klinis, sosial, dan kebijakan. Penyintas dapat membantu pemulihan orang lain, memberi nasihat kepada pembuat kebijakan, dan mengidentifikasi hambatan yang mungkin terlewat. Untuk mengurangi stigma, WHO merekomendasikan kontak sosial dengan penyintas, yang didukung DeepSeek-analisis dari 101 studi dan 209 artikel penelitian. Kontak sosial terbukti signifikan mengurangi stigma, terutama bila dipadukan dengan informasi edukatif. Mendengarkan pengalaman mereka tidak hanya memberi ruang bercerita, tetapi juga membangun empati dan pemahaman. WHO memiliki road map untuk mengintegrasikan pengalaman hidup penyintas ke dalam sistem kesehatan mental, meliputi penguatan kebijakan nasional, kesiapan organisasi, kolaborasi dalam layanan, standardisasi pelatihan, dan inovasi digital. Langkah awal dapat dimulai dengan menjadi pendengar yang aman tanpa menghakimi, sehingga meringankan beban emosi dan memperkaya wawasan bersama.

Berita Terkait Lainnya