Kulit bayi memiliki karakteristik berbeda dari orang dewasa sehingga memerlukan perhatian khusus, terutama dalam pemilihan popok yang bersentuhan langsung dalam waktu lama. Dokter Spesialis Dermatologi, dr. Triana Agustin, SpDVE, menekankan pentingnya mempertimbangkan daya serap popok, kondisi kulit anak, serta mengganti popok secara berkala.
Penelitian yang dilakukan bersama PERDOSKI menunjukkan bahwa pemilihan popok yang telah teruji klinis dapat mencegah iritasi kulit pada bayi. Selain itu, orang tua perlu rutin memeriksa kondisi kulit bayi, seperti kemerahan atau ruam di area yang tertutup popok, sebagai tanda kulit membutuhkan perhatian lebih.
Kebiasaan mengganti popok secara rutin, menjaga kebersihan area popok, dan memastikan kulit tetap kering menjadi bagian penting dari perawatan kesehatan kulit bayi. Di sisi lain, masa awal pertumbuhan juga penting untuk memberikan stimulasi melalui aktivitas sederhana sesuai tahapan perkembangan anak, seperti bermain tekstur, mengenali suara, dan melewati rintangan sederhana.
Lingkungan yang aman untuk bereksplorasi dapat mendukung aktivitas sehari-hari anak sekaligus menjaga kesehatan kulit dan perkembangannya secara menyeluruh.