Fase menopause membawa perubahan hormonal yang menurunkan keanekaragaman bakteri baik di usus, memicu ketidakseimbangan mikrobioma. Riset nutrisi menunjukkan konsumsi makanan kaya prebiotik dapat menjadi strategi alami untuk meredakan berbagai keluhan menopause tersebut.
Prebiotik berperan penting memulihkan keseimbangan mikroba usus, yang membantu memetabolisme phytoestrogen, meningkatkan penyerapan kalsium untuk mencegah osteoporosis, serta menjaga regulasi berat badan dan suasana hati melalui produksi asam lemak rantai pendek.
Ahli gizi menyarankan pemenuhan prebiotik dari makanan utuh alami seperti asparagus, bawang putih, oat, kacang-kacangan, pisang mengkal, dan biji chia. Asupan serat ini disarankan untuk ditambahkan secara bertahap guna menghindari efek samping seperti perut kembung.
Peningkatan asupan prebiotik juga harus diimbangi dengan konsumsi air putih yang cukup agar sistem pencernaan bekerja lancar. Dengan pola makan ini, wanita menopause dapat menjaga kualitas hidup, ketahanan tulang, dan kebugaran tubuh secara menyeluruh.