Candaan tarik kursi kembali memakan korban jiwa. Seorang siswi SMA berinisial Cipa (17) asal Pariaman, Sumatera Barat, dikabarkan meninggal dunia akibat cedera parah setelah menjadi korban candaan tersebut di sekolah.
Menanggapi hal itu, dr Putro S Muhammad dari HIFDI mengingatkan bahaya ekstrem dari aksi menarik kursi saat seseorang duduk. Cedera bisa terjadi pada tulang belakang dan berpotensi merusak saraf, yang berperan dalam mengatur fungsi vital tubuh seperti pernapasan dan detak jantung.
Data WHO mencatat bahwa jatuh menjadi penyebab kematian akibat cedera tidak disengaja terbesar kedua di dunia. Dr Putro menegaskan bahwa cedera tulang belakang dari kejatuhan bisa berujung pada kelumpuhan permanen, gangguan napas, hingga kematian.
Dokter tersebut juga menghimbau pentingnya penanganan dini yang tepat. Saat seseorang jatuh, masyarakat diimbau untuk tidak menggerakkan korban, memastikan kepala dan leher tetap sejajar, segera memanggil bantuan medis, serta tidak memberikan makan atau minum.