Tidur siang merupakan respons biologis alami yang dapat memulihkan kejernihan mental, emosi, dan fisik. Namun, durasi dan waktu yang tidak tepat dapat menimbulkan risiko seperti sensasi linglung akibat terbangun dari fase tidur nyenyak, serta insomnia di malam hari.
Para ahli merekomendasikan durasi 'power nap' maksimal 15–20 menit untuk mencegah tubuh masuk ke fase tidur lelap. Selain itu, tidur siang sebaiknya dihindari di atas pukul 14.00 atau 15.00 sore agar tidak mengganggu kualitas tidur malam.
Lingkungan yang sejuk, gelap, dan tenang juga disarankan untuk meningkatkan kualitas istirahat singkat. Jika seseorang merasa wajib tidur siang hanya untuk bertahan menjalani hari, hal tersebut bisa menjadi indikasi adanya masalah kesehatan mendasar yang memerlukan pemeriksaan medis lebih lanjut.