Dalam artikel opini ini, penulis kembali memainkan Grand Theft Auto 5 di PS5 menjelang perilisan GTA 6 pada 19 November 2026. Meskipun telah berusia 13 tahun, Los Santos masih menawarkan kejutan, terutama berkat mode Performance RT yang menggabungkan ray tracing dan 60 fps, serta respons haptic DualSense yang meningkatkan imersi.
Penulis merenungkan bagaimana narasi GTA 5 terasa berbeda saat ia beranjak dewasa, dengan frustrasi Franklin dan kegelisahan Michael yang semakin relevan. Namun, ia juga menyoroti kelemahan game, terutama penggambaran karakter perempuan yang dangkal dan mekanik gerak seperti 'tap to sprint' yang terasa janggal.
Meski demikian, GTA 5 tetap dianggap sebagai titan dalam industri game, dengan dampak budaya yang masif melalui meme, radio station, dan komunitas online. Penulis berharap GTA 6 dapat memperbaiki kekurangan tersebut, terutama dengan kehadiran protagonis perempuan pertama, Lucia, dan dunia yang lebih imersif.
Secara keseluruhan, artikel ini adalah penghormatan terakhir bagi Los Santos sebelum era GTA 6 dimulai, sekaligus pengingat bahwa GTA 5 masih menjadi tolok ukur bagi game open-world modern.