PT Pertamina (Persero) memastikan operasional SPBU di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Gianyar, dan Tabanan dibuka selama 24 jam penuh untuk mengurai antrean dan memastikan kecukupan pasokan BBM bagi masyarakat. Kebijakan ini diambil sebagai respons cepat atas dinamika distribusi BBM di sejumlah wilayah Bali dalam beberapa hari terakhir.
Untuk mendukung kelancaran operasional, Pertamina memperkuat koordinasi dengan Hiswana Migas guna menambah tenaga operator di lapangan secara terukur agar pekerja tidak mengalami kelelahan. Pertamina juga menyiapkan langkah kontinjensi dengan meminta bantuan dari TNI dan Polri jika sewaktu-waktu dibutuhkan sebagai operator dalam situasi tertentu.
Peningkatan pasokan pengiriman dari kapal-kapal serta percepatan distribusi dari depo menuju SPBU terus digenjot maksimal. Depo Manggis dan Sanggaran dioperasikan 24 jam penuh, dan armada mobil tangki BBM ditambah dari 90 unit menjadi 105 unit. Percepatan distribusi di jalan raya turut didukung Polda Bali melalui pengawalan mobil tangki.
Gubernur Bali Wayan Koster memastikan ketersediaan pasokan BBM jenis Pertalite dan Pertamax di Bali aman hingga dua minggu ke depan. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak panik, dan tidak datang secara bersamaan ke SPBU demi menghindari penumpukan kendaraan.