Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyiapkan anggaran Rp350 miliar untuk mempercepat pengembangan sektor perkebunan di Lampung guna meningkatkan produktivitas komoditas nasional.
Fokus utama pengembangan adalah pada komoditas kopi dan kakao melalui penyediaan 2,6 juta batang bibit untuk lahan seluas 18.000 hektare, dari total target keseluruhan 30.000 hektare.
Pemerintah memberikan dukungan tersebut secara gratis kepada petani, mencakup bibit, pengolahan lahan, hingga biaya penanaman.
Program ini disambut positif oleh Pemkab setempat karena kopi dan kakao dinilai memiliki prospek ekonomi serta pasar ekspor yang sangat besar.