Kemenko Perekonomian pertahankan opini WTP 18 tahun berturut-turut

Selasa, 25 Agustus 2026 pukul 15.32
Kemenko Perekonomian pertahankan opini WTP 18 tahun berturut-turut

Sumber Berita Asli

Berita Terkini - ANTARA News

Baca di Website Asli ↗
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan Tahun 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.Opini WTP tersebut merupakan pencapaian selama 18 tahun berturut-turut.“Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan dari BPK RI, Kemenko Perekonomian kembali berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan Tahun 2025. Capaian ini merupakan opini WTP yang ke-18 secara berturut-turut sejak tahun 2008,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.Airlangga menyampaikan apresiasi kepada BPK RI atas pemeriksaan yang profesional, independen, dan konstruktif, serta seluruh jajaran Kemenko Perekonomian yang terus menjaga kualitas pengelolaan anggaran dan Sistem Pengendalian Intern (SPI).Baca juga: Ketua BPK: Ketahanan energi butuh sinergi berbagai kebijakanPihaknya menegaskan bahwa opini WTP bukan sekadar tujuan akhir, melainkan momentum untuk terus memperbaiki tata kelola dan segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK sesuai rencana aksi yang disepakati.Penguatan tata kelola internal tersebut sejalan dengan capaian kinerja perekonomian nasional yang terus menunjukkan fundamental kuat.Di tengah berbagai tantangan, pertumbuhan ekonomi dalam semester I sebesar 5,45 persen, didukung oleh penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka menjadi 4,65 persen per Mei 2026 dan angka kemiskinan yang turun menjadi 8,07 persen.Selain itu, kemandirian energi terus didorong melalui program B50 serta penguatan diplomasi ekonomi dengan 25 perjanjian dagang yang telah berlaku dan 13 kerja sama dalam tahap perundingan per Juli 2026.Baca juga: BPK: Kementerian PU selesaikan 78,72 persen rekomendasi BPKMelalui akuntabilitas yang semakin baik, Kemenko Perekonomian optimistis dapat mengawal berbagai kebijakan prioritas pemerintah, mulai dari akselerasi investasi, penguatan hilirisasi industri, hingga perlindungan daya beli masyarakat guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif menuju Visi Indonesia Emas 2045.Dalam kesempatan tersebut, Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menyampaikan bahwa raihan opini WTP ke-18 ini menjadi bukti konsistensi seluruh unit kerja di lingkungan Kemenko Perekonomian dalam menjaga integritas dan kehati-hatian dalam penggunaan dana publik.“Capaian WTP secara beruntun selama 18 tahun ini mempertegas komitmen Kemenko Perekonomian bahwa pelaksanaan anggaran dan koordinasi kebijakan ekonomi selalu berjalan beriringan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Kami memastikan setiap rekomendasi perbaikan dari BPK ditindaklanjuti secara cepat dan terukur demi mengoptimalkan kemanfaatan anggaran bagi masyarakat,” tutur Jubir Haryo.Pewarta: Bayu SaputraEditor: Zaenal Abidin Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Berita Terkait Lainnya