Gubernur Banten Andra Soni bersama DPRD telah menyelesaikan pembahasan APBD Perubahan 2026, dengan total anggaran turun dari Rp10,27 triliun menjadi Rp9,75 triliun. Pemangkasan ini merupakan bagian dari upaya efisiensi dan optimalisasi untuk percepatan pembangunan serta pencapaian target RPJMD.
Andra menegaskan bahwa landasan penyusunan anggaran adalah RPJMD sebagai amanat masyarakat, dan setelah disetujui legislatif, draf akan diserahkan ke Kemendagri untuk evaluasi. Program yang diutamakan adalah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim menyatakan APBD Perubahan 2026 diarahkan untuk melanjutkan program prioritas yang berpihak pada publik, dengan harapan Gubernur segera berkonsolidasi dengan Kemendagri untuk tahapan evaluasi dalam tiga bulan ke depan.
Pemprov Banten memangkas belanja daerah sekitar Rp414,75 miliar, dengan total belanja turun dari Rp10,04 triliun menjadi Rp9,63 triliun. Namun, alokasi belanja pegawai justru naik Rp11,02 miliar dari Rp3,107 triliun menjadi Rp3,118 triliun.