Emisi gas rumah kaca dari industri mode mengalami kenaikan signifikan sebesar 6,3% pada 2024 dan 7,5% pada 2023. Peningkatan ini terutama dipicu oleh meningkatnya produksi serat global, khususnya poliester, menurut laporan Apparel Impact Institute.
Total emisi sektor pakaian jadi pada tahun tersebut mencapai sekitar 1 gigaton, yang setara dengan total jejak iklim negara Jepang.
Kurt Kipka, CIO lembaga nirlaba tersebut, menyatakan tren ini cukup mengkhawatirkan dan menjadi tanda jelas adanya peningkatan penggunaan material dalam industri.