Beijing (ANTARA) - Sebuah model AI diagnostik kanker hati yang dikembangkan oleh tim ilmuwan China menemukan 15 kasus kanker yang awalnya terlewatkan selama uji klinis prospektif dunia nyata selama dua bulan, membantu pasien menerima perawatan bedah atau obat-obatan tepat waktu, seperti yang dilaporkan oleh China Science Daily sebagaimana warta Xinhua.Deteksi kanker hati pada tahap awal merupakan hal yang menantang. Karena ukuran lesinya kecil dan mudah tersamarkan oleh sirosis, perlemakan hati, serta anatomi bagian dalam hati yang kompleks, bahkan dokter yang berpengalaman pun dapat melewatkan lesi tersebut pada pemindaian tomografi terkomputasi dengan kontras (contrast-enhanced CT scan).Hal ini bahkan lebih sulit ketika kanker dari bagian tubuh lain bermetastasis ke hati. Perhatian dokter mungkin lebih tertuju pada lesi primer, sehingga metastasis hati yang berukuran sangat kecil luput dari perhatian.DAMO Academy milik Alibaba, bekerja sama dengan Rumah Sakit Shengjing Unive...