REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Manajemen Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar melakukan koordinasi menyusul penundaan keberangkatan puluhan jamaah umrah ke Tanah Suci. Penundaan tersebut terjadi di tengah konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah setelah kelompok Houthi Yaman menyerang Terminal 3 Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, pada Ahad (11/10/2026).
"Dari total 83 penumpang yang direncanakan melakukan perjalanan, hanya 30 penumpang reguler yang diberangkatkan menuju Kuala Lumpur, sedangkan 53 calon jamaah umrah mengalami penundaan keberangkatan," kata General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, melalui siaran pers yang diterima di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (12/10/2026).
Baca Juga
Situasi Saudi Memanas, Banyak Kelompok Jamaah Umrah Tunda Keberangkatan
Sapuhi Soroti Risiko Kerugian Travel Jika Penerbangan Umrah Terganggu
Saudi-Houthi Memanas, Sejumlah Penerbangan Umrah Mulai Dibatalkan
Oleh karena it...