Pemkab Temanggung jamin pasokan daging ayam lancar

Senin, 24 Agustus 2026 pukul 14.57
Pemkab Temanggung jamin pasokan daging ayam lancar

Sumber Berita Asli

Berita Terkini - ANTARA News

Baca di Website Asli ↗
Temanggung (ANTARA) - Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menjamin pasokan harga daging ayam mencukupi untuk kebutuhan masyarakat, meskipun harga di pasaran mengalami kenaikan."Meskipun harga mengalami kenaikan, ketersediaan daging ayam di Pasar Kliwon Temanggung dipastikan masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat," kata Kepala UPTD Pasar Kliwon Temanggung Aditiya Hendikurniawan di Temanggung, Senin.Ia menyampaikan bahwa kenaikan harga daging ayam diperkirakan dipengaruhi tingginya permintaan di pasaran."Sekitar tiga minggu yang lalu harga masih Rp35 ribu per kilogram. Sampai saat ini secara bertahap naik menjadi Rp42 ribu sampai Rp43 ribu per kilogram. Kemungkinan kenaikan ini dari sisi permintaannya yang tinggi, sehingga harga di pasaran juga ikut naik," katanya.Menurut dia, pasokan daging ayam ke Pasar Kliwon Temanggung hingga kini masih berjalan lancar dan tidak mengalami kendala. Setiap harinya, pasokan daging ayam yang masuk ke pasar tersebut mencapai lebih dari 10 kuintal."Kalau ketersediaan daging insyaallah di Pasar Kliwon Temanggung cukup untuk melayani masyarakat. Tidak ada kendala terkait pasokan atau ketersediaan," katanya.Namun, kenaikan harga tersebut mulai berdampak terhadap daya beli masyarakat. Ketika harga daging ayam meningkat, sebagian masyarakat memilih mengurangi jumlah pembelian."Ketika harga tinggi, otomatis masyarakat juga mengurangi belanjanya dibanding hari-hari sebelumnya," katanya.Baca juga: Mendag tekankan pentingnya harga ayam sesuai acuanBaca juga: BPS: Kenaikan harga ayam ras di 188 daerah perlu diwaspadaiSeorang pedagang daging ayam Siti Rohana, mengatakan kenaikan harga sudah terjadi hampir tiga pekan. Sebelum harga terus meningkat, daging ayam sempat dijual di kisaran Rp30 ribu hingga Rp32 ribu per kilogram."Kalau kemarin anak-anak belum masuk sekolah itu Rp30 ribu, Rp31 ribu, Rp32 ribu per kilogram. Pokoknya naik terus sampai sekarang ini," katanya.Ia mengaku berharap harga daging ayam tidak kembali mengalami kenaikan. Menurutnya, meski pasokan dari pemasok berjalan lancar, kondisi pasar justru relatif sepi dan permintaan masyarakat tidak terlalu banyak."Harapan kami semoga tidak naik lagi. Kenaikan harga sudah hampir tiga minggu. Pasokannya lancar, rata-rata pasokan sekitar satu kuintal," katanya.Menurut dia, konsumen kini cenderung mengurangi jumlah daging ayam yang dibeli untuk menyesuaikan dengan kondisi harga."Sejak kenaikan, permintaan masyarakat tidak begitu banyak. Pedagang banyak yang mengeluh karena harga sangat mahal. Pembeli tidak sampai memprotes, tetapi banyak yang tidak jadi membeli. Yang biasanya beli satu kilogram sekarang menjadi setengah kilogram," katanya.Baca juga: Anggota DPRD Jabar dorong pemerintah stabilkan harga telur dan ayamBaca juga: Babel tambah pasokan ayam antisipasi kebutuhan MBGPewarta: Heru SuyitnoEditor: Budhi Santoso Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.