Musim Hujan Indonesia Mundur hingga November, Apa Penyebabnya dan Daerah Mana yang Terdampak?

Minggu, 27 September 2026 pukul 20.58
Musim Hujan Indonesia Mundur hingga November, Apa Penyebabnya dan Daerah Mana yang Terdampak?

Sumber Berita Asli

Aktualita.co

Baca di Website Asli ↗
BMKG memperkirakan musim hujan 2026/2027 di sebagian besar wilayah Indonesia akan datang lebih lambat dari normal, dengan 529 Zona Musim (61,08% luas daratan) mengalami awal musim hujan yang mundur. Sebanyak 185 ZOM baru masuk musim hujan pada November 2026, sementara 266 ZOM bahkan baru pada Desember 2026, terutama di sebagian Jawa, Bali, NTB, NTT, Sulawesi, Maluku, dan Papua Selatan. Penyebab utama keterlambatan ini adalah menguatnya El Niño sangat kuat di Samudra Pasifik, dengan anomali suhu muka laut Nino3.4 mencapai +2,97 derajat Celsius pada Dasarian II September 2026, serta fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) positif yang terus meningkat hingga +0,935. Kombinasi keduanya mengurangi pembentukan awan hujan di Indonesia dan memperpanjang periode kekeringan. Selain datang terlambat, musim hujan 2026/2027 juga diprediksi berlangsung lebih pendek di 482 ZOM (51,90% luas daratan), meskipun sifat hujan umumnya normal hingga di atas normal. Puncak musim hujan bergeser: sebagian Sumatera dan Kalimantan pada Desember 2026, sebagian Jawa dan Nusa Tenggara pada Januari-Februari 2027. BMKG mengingatkan risiko kekeringan, kebakaran lahan, serta potensi hujan lebat dan banjir saat musim hujan tiba.

Berita Terkait Lainnya

Musim Hujan Indonesia Mundur hingga November, Apa Penyebabnya dan Daerah Mana yang Terdampak? - Umum - Feedify