Rutan Purbalingga memanfaatkan area brandgang selatan sebagai lahan produktif untuk budidaya selada hidroponik, melanjutkan kesuksesan panen sebelumnya. Program ini bertujuan memperluas wadah pembinaan kemandirian bagi warga binaan, yang dilibatkan langsung dalam seluruh proses budidaya, mulai dari menyiapkan media tanam hingga pengelolaan hasil panen.
Budidaya selada hidroponik dipilih karena memiliki peluang pasar yang baik dan nilai ekonomi. Hasil panen tidak hanya menjadi produk pembinaan, tetapi juga memberikan premi bagi warga binaan, sehingga keterampilan yang dipelajari menjadi pengalaman sekaligus motivasi untuk terus produktif.
Kepala Rutan Purbalingga, Joko Oktavianto, mendukung penuh pengembangan program ini sebagai bagian dari pembinaan berbasis keterampilan dan kemandirian. Ia berharap warga binaan dapat memperoleh bekal yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat.
Dengan dibangunnya kembali media tanam di brandgang selatan, Rutan Purbalingga membuktikan bahwa keterbatasan ruang bukan penghalang untuk menciptakan lahan produktif dan peluang pembinaan.