Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat konsumsi Liquefied Petroleum Gas (LPG) jenis tabung 3 kilogram (kg) atau subsidi sudah terpakai 5,05 juta ton hingga Juli 2026.
Sebagaimana diketahui, prognosa konsumsi LPG 3 kg di tahun ini ditetapkan mencapai 8,6 juta ton. Artinya, konsumsi LPG 3 kg sudah tembus 63%.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman menyampaikan, bahwa kuota LPG khususnya LPG subsidi memang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. 



"Kalau kita perhatikan di sini memang secara umum konsumsi LPG kita itu dari tahun ke tahun terus meningkat. Nah memang upaya-upaya sudah dilakukan...