Seekor anak paus kanan selatan (Eubalaena australis) ditemukan mati terdampar di pesisir Patagonia, Chubut, Argentina, pada Senin (28/9). Bangkai paus tersebut terlihat mengeluarkan darah dan sebagian tubuhnya terkena air laut. Petugas mengevakuasi bangkai menggunakan alat berat untuk membersihkan area pantai dan mencegahnya tetap berada di sekitar pesisir. Para peneliti masih menyelidiki kemungkinan wabah bakteri, termasuk erisipelas, dengan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab kematian. Para ahli setempat mengkhawatirkan tingginya jumlah anak paus yang mati musim ini dan menduga kondisi tersebut berkaitan dengan kemungkinan wabah bakteri, meskipun sejauh ini dinilai belum menimbulkan risiko jangka menengah terhadap kesehatan maupun pemulihan populasi paus di wilayah tersebut.