Kita ingin semakin banyak sinias desa yang berani mengambil peran, berani berkarya, dan berani menunjukkan identitas desa masing-masing kepada Indonesia, bahkan ke dunia.Jakarta (ANTARA) - Dosen Program Studi (Prodi) Film dan Televisi Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta Titus Soepono Adji menyampaikan penyelenggaraan Jambore Nasional Perfilman Desa di antaranya berpotensi menjadikan film sebagai bagian dari budaya desa.“Selama ini, memang industri film masih berpijak di kota karena film juga sebagai suatu budaya kota,” kata Titus saat memberikan sambutan dalam kegiatan Jambore Nasional Perfilman Desa 2026 Day 1, seperti diikuti secara daring di Jakarta, Rabu.Dengan menggandeng sejumlah mitra yang berfokus di bidang teknologi perfilman, kata Titus melanjutkan, diharapkan masyarakat desa dapat lebih memahami penggunaan alat-alat pembuatan film.“Stigma yang ada, desa itu sesuatu yang kuno, katakanlah sesuatu yang tertinggal. Jadi, tujuan dari kegiatan ini adalah mendekatkan a...