Peneliti Rusia Tewas Imbas Pneumonia Misterius, Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 12.43
Peneliti Rusia Tewas Imbas Pneumonia Misterius, Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan

Sumber Berita Asli

kumparan - #kumparanAdalahJawaban

Baca di Website Asli ↗
Darya Shipilova, seorang peneliti 28 tahun di Institut Penelitian Anti-Pes Irkutsk, Rusia, tewas pada 2 Oktober 2026 akibat pneumonia berat yang diduga disebabkan penyakit pes (Black Death). Insiden ini terjadi setelah ia terpapar bakteri Yersinia Pestis saat kecelakaan di laboratorium pada 25 September lalu. Kondisi korban memburuk dengan cepat meskipun telah dirawat menggunakan ventilator, memicu kekhawatiran terkait potensi wabah. Di Indonesia, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memantau situasi tersebut secara ketat. Hingga saat ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum memberikan notifikasi khusus mengenai kejadian ini. Namun, Kemenkes meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan, terutama di pintu masuk negara seperti bandara dan pelabuhan di Bali. Langkah pencegahan yang dilakukan meliputi penerapan pengawasan melalui All Indonesia-SSHP, pemeriksaan deklarasi kesehatan, serta pengamatan gejala demam dan batuk pada pelaku perjalanan luar negeri. Jika ditemukan gejala yang mencurigakan, petugas kesehatan akan segera merujuk pasien untuk penanganan lebih lanjut. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga perilaku hidup sehat dan mengikuti informasi resmi pemerintah.

Berita Terkait Lainnya