Ilmuwan Bongkar Matahari-Bulan Bisa Picu Gempa Bumi, Ini Penjelasannya

Senin, 5 Oktober 2026 pukul 07.45
Ilmuwan Bongkar Matahari-Bulan Bisa Picu Gempa Bumi, Ini Penjelasannya

Sumber Berita Asli

CNN Indonesia | Berita Terbaru, Terkini Indonesia, Dunia

Baca di Website Asli ↗
Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal JGR Solid Earth mengungkap bahwa gravitasi Matahari dan Bulan dapat memicu gempa bumi lambat melalui tekanan pasang surut yang kecil namun berdampak besar akibat resonansi. Tekanan lunisolar yang biasanya hanya beberapa kilopaskal ini memengaruhi daratan dan batuan padat, bukan hanya air laut, dan dapat memicu pergeseran patahan secara perlahan atau kuat tergantung amplitudo dan durasinya. Para peneliti menganalisis pergeseran lempeng tektonik menggunakan simulasi model spring-block dan rate-and-state friction, yang menggabungkan resistensi gesekan dinamis pada antarmuka patahan. Hasilnya menunjukkan bahwa resonansi antara gangguan pasang surut dan respons alami patahan dapat memicu gempa lambat, mirip seperti mendorong ayunan dengan ritme yang tepat. Efek ini terlihat pada gempa bumi di Jepang barat daya dan Cascadia yang sering memuncak pada interval 12 dan 24 jam seiring pasang surut, meskipun pola waktunya bisa kompleks dan sulit diprediksi. Penelitian ini menawarkan kerangka untuk menafsirkan pola pasang surut pada gempa lambat, yang dapat membantu peramalan gempa dan penilaian potensi megathrust di masa depan.

Berita Terkait Lainnya