Sensor injeksi motor berperan vital karena data yang dihasilkannya digunakan ECU untuk menentukan pengaturan mesin, termasuk jumlah bahan bakar yang disemprotkan dan waktu pengapian. Kerusakan pada sensor ini dapat mengganggu performa mesin, konsumsi bahan bakar, hingga emisi gas buang. Terdapat 11 penyebab umum sensor injeksi mengalami kerusakan, mulai dari kotoran, air, getaran, hingga masalah kelistrikan. Memahami penyebab ini penting untuk pencegahan dan perawatan agar sistem injeksi tetap bekerja optimal.