Ratusan petani tebu asal Kabupaten Cirebon bertolak menuju Jakarta pada Senin (31/8/2026) malam untuk menyampaikan aspirasi di depan Istana Negara pada Selasa (1/9/2026). Mereka akan bergabung dengan petani tebu dari daerah lainnya dalam aksi unjuk rasa tersebut.
Dalam aksi ini, para petani yang tergabung dalam APTRI menuntut kenaikan Harga Pokok Pembelian (HPP) gula petani dari Rp 15.500 menjadi Rp 16.500 per kilogram.
Kenaikan HPP tersebut dituntut karena dinilai sebanding dengan peningkatan biaya produksi tebu yang selama ini menjadi beban para petani.
Sebelumnya, perwakilan petani telah melakukan upaya lobi-lobi kepada kementerian terkait, namun jalur komunikasi tersebut belum mencapai titik temu sesuai dengan harapan mereka.