Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta mendesak agar kasus dugaan praktik judi online (judol) yang ditemukan di rumah dinas TNI di Cijantung, Jakarta Timur, diusut hingga tuntas. Ia heran mengapa aktivitas yang diduga menggunakan puluhan unit komputer tersebut dapat berlangsung di lingkungan rumah dinas militer tanpa terdeteksi oleh TNI.
Menurut Sukamta, kasus ini harus menjadi bahan evaluasi pengawasan internal TNI dan menuntut penjelasan serta pembenahan agar kejadian serupa tidak terulang. Ia berharap TNI menangani kasus tersebut secara terbuka, profesional, dan sesuai prosedur hukum.
Sukamta menekankan pentingnya pertanggungjawaban pihak-pihak yang terbukti bersalah dan mencegah perbuatan individu mencoreng nama baik institusi TNI. Sebelumnya, KSAD menyebut kasus ini memalukan dan berjanji menindak tegas anggota yang terlibat, serta mengakui menahan satu Letkol.