Presiden Prabowo Subianto menyatakan dukungan Indonesia terhadap upaya Mesir mengamankan hak atas air Sungai Nil. Dukungan ini disampaikan setelah pernyataan bersama dengan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta.
Prabowo meminta semua pihak mengutamakan kepentingan bersama dan menghormati hukum internasional dalam penyelesaian sengketa. Ia juga menyampaikan keprihatinan terhadap potensi pelanggaran hukum internasional yang dapat mengurangi hak suatu bangsa atas sumber air.
Polemik Sungai Nil terkait pembangunan Grand Ethiopian Renaissance Dam (GERD) oleh Ethiopia. Mesir dan Sudan menginginkan kesepakatan mengikat mengenai pengisian dan pengoperasian bendungan, sementara Ethiopia menilai proyek itu penting untuk pembangunan nasional dan kebutuhan energi.
Mesir khawatir operasional bendungan dapat mengganggu pasokan airnya yang sangat bergantung pada Sungai Nil, menyangkut pula keamanan nasional.