Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono mengungkap empat klaster utama yang menjadi fokusnya setelah dilantik, dalam acara serah terima jabatan dengan Pratikno di Jakarta, Senin (5/10). Klaster pertama adalah pendidikan, dengan program prioritas seperti renovasi 300 ribu sekolah dan madrasah, pembangunan 500 sekolah rakyat, 500 sekolah nasional terintegrasi pada 2029, serta rencana pendidikan gratis dari prasekolah hingga universitas negeri.
Klaster kedua adalah kesehatan, yang mencakup renovasi 10 ribu puskesmas, pembangunan dan revitalisasi 441 RSUD, pemeriksaan kesehatan gratis, penuntasan tuberkulosis, serta pemenuhan tenaga kesehatan seperti dokter spesialis dan dokter gigi. Klaster ketiga adalah ketahanan bencana, mengingat posisi Indonesia di kawasan Rings of Fire, dengan fokus pada akselerasi rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah seperti Sumatra dan NTT.
Klaster keempat adalah penurunan kemiskinan sebagai prasyarat menciptakan manusia unggul, dengan memastikan intervensi bagi kelompok rentan seperti fakir miskin, anak yatim, disabilitas, lansia, ibu hamil, menyusui, dan balita. Sugiono juga berterima kasih kepada pendahulunya, Pratikno, atas dedikasi dan sistem yang sudah tertata baik.