DPRD Kota Bekasi mendorong evaluasi terhadap proyek revitalisasi Pasar Kranji yang tak kunjung selesai dan dinilai merugikan masyarakat sekitar. Anggota DPRD Gilang Esa Mohamad menyoroti dampak seperti kemacetan, sampah berserakan, dan genangan air di sekitar pasar. Ia mendesak Wali Kota Bekasi beserta perangkat daerah untuk segera mengevaluasi dan bahkan mengambil alih proses revitalisasi jika diperlukan. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan komitmen pemerintah kota untuk menata pasar secara bertahap, termasuk Pasar Kranji sebagai salah satu sasaran penataan.