Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi pelajaran penting untuk memperkuat kesiapsiagaan nasional menghadapi gangguan transportasi darurat. Ia menilai kolaborasi antara regulator, pengelola bandara, penyelenggara navigasi, dan maskapai berjalan efektif saat penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta dan bandara lain akibat abu vulkanik. Meskipun sekitar 300 ribu penumpang terdampak, penanganan terpadu memastikan keselamatan dan layanan tetap terjaga hingga operasional kembali normal. Pemerintah berharap pengalaman ini akan menjadi bekal untuk menyempurnakan prosedur tanggap darurat dan meningkatkan ketahanan sektor transportasi.