Pasukan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi melancarkan hampir 500 operasi militer dalam 24 jam terakhir, mengakibatkan 1.540 milisi Houthi tewas atau luka. Serangan udara, drone, artileri, dan rudal dikerahkan untuk menyasar posisi Houthi di berbagai wilayah Yaman.
Sebagian besar korban jatuh di Kegubernuran Taiz, tempat operasi berhasil menghentikan pergerakan Houthi. Pemerintah juga menutup penyeberangan al-Houban di Taiz dengan alasan keamanan, setelah upaya penyusupan dan serangan di sekitar lokasi.
Penyeberangan tersebut sebelumnya sempat ditutup selama sembilan tahun dan dibuka kembali pada 2024 atas alasan kemanusiaan karena menjadi jalur penghubung penting antara wilayah yang dikuasai Houthi dan kota Taiz yang dikuasai pemerintah.
Penutupan kembali ini menyusul peningkatan kekuatan militer dan eskalasi pertempuran di Taiz yang kembali berkecamuk.