KH Miftachul Akhyar resmi kembali ditetapkan sebagai Rais Aam Nahdlatul Ulama (NU). Penetapan ini diperoleh berdasarkan hasil sidang sembilan kiai Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA). Pemilihan kembali ini menegaskan kepercayaan tinggi para kiai terhadap Miftachul Akhyar untuk melanjutkan kepemimpinan pada organisasi massa Islam terbesar di Indonesia.