Menteri Perhubungan menolak mengumumkan rute MRT yang akan melintasi Tangerang Selatan secara dini. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya spekulasi harga tanah yang sering kali memicu ketidaknyamanan bagi masyarakat.
Pemerintah berupaya menjaga informasi mengenai proyek infrastruktur ini tetap tertutup sampai tahapan kajian kelayakan selesai dilakukan.
Keputusan ini diambil sebagai respon terhadap kejadian sebelumnya di mana bocoran rute memicu lonjakan harga tanah di sekitar jalur yang akan dibangun.
Pihak terkait menegaskan bahwa informasi resmi mengenai rute dan jadwal akan hanya dirilis setelah studi kelayakan benar-benar selesai, demi transparansi dan efektivitas proyek.