Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, pada 11 Oktober 2026. Pertemuan ini melanjutkan sejarah panjang persahabatan kedua negara yang telah terjalin sejak awal kemerdekaan Indonesia, ketika Mesir menjadi negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia pada 1947.
Hubungan bilateral kedua negara telah berkembang melalui berbagai tonggak penting, termasuk peningkatan status menjadi Kemitraan Strategis pada 12 April 2025 melalui penandatanganan Joint Declaration on Strategic Partnership di Kairo. Kerja sama mencakup bidang politik, perdagangan, investasi, pertahanan, pendidikan, kebudayaan, ketahanan pangan, hingga urusan regional.
Kedua negara juga menegaskan dukungan terhadap hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan pembentukan negara Palestina merdeka, serta pentingnya gencatan senjata di Gaza dan akses bantuan kemanusiaan. Indonesia dan Mesir merupakan anggota pendiri Developing Eight (D-8) dan terus memperkuat kerja sama ekonomi serta solidaritas negara berkembang.
Kunjungan kenegaraan El-Sisi pada 10-11 Oktober 2026 menjadi bagian dari kelanjutan hubungan yang telah terbangun sejak 1947, membuka ruang bagi kedua negara untuk meninjau kembali prioritas kerja sama dan mempererat kemitraan strategis di berbagai sektor.