Perum Bulog memastikan ketersediaan beras dan kelancaran distribusi pangan di Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendukung penugasan pemerintah.
Direktur Operasi Perum Bulog, Andi Afdal, telah memantau langsung proses pembongkaran 150 ton beras mobilisasi nasional (Movenas) di Pelabuhan Labuan Bajo untuk memastikan kualitas dan kelancaran distribusi di lapangan.
Saat ini, stok beras di wilayah NTT mencapai sekitar 35 ribu ton. Sebagai langkah antisipatif, Bulog juga menyiapkan tambahan stok 40 ribu ton yang akan dimobilisasi bertahap dari NTB, Sulawesi Selatan, dan Jawa Timur.
Stok pangan tersebut akan dioptimalkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk bantuan pangan, penanganan masyarakat terdampak bencana alam, serta pelaksanaan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).