'It allows workers to experiment with the same logic their employers have been applying to them' — developers reportedly lost their jobs to an ‘AI Transformation’, so they built an AI that can replace the CEO

Rabu, 2 September 2026 pukul 01.00
'It allows workers to experiment with the same logic their employers have been applying to them' — developers reportedly lost their jobs to an ‘AI Transformation’, so they built an AI that can replace the CEO

Sumber Berita Asli

Latest from TechRadar

Baca di Website Asli ↗
Sekelompok developer yang dilaporkan kehilangan pekerjaan akibat "Transformasi AI" oleh perusahaannya membalas dengan menciptakan OpenExecutive. Ini adalah sistem AI sumber terbuka yang dirancang untuk melakukan tugas-tugas eksekutif, termasuk peran CEO. Proyek ini didukung oleh model Claude dari Anthropic dan menampilkan satu wajah AI eksekutif yang didukung oleh delapan agen spesialis, seperti chief strategy officer dan general counsel. OpenExecutive dapat menarik data dari dokumen perusahaan serta memberikan rekomendasi tindak lanjut. Meskipun berfungsi sebagai sistem manajemen virtual, OpenExecutive belum bisa menggantikan akuntabilitas hukum seorang manusia. Manusia tetap harus bertanggung jawab atas keputusan final dan konsekuensi dari rekomendasi yang diberikan oleh AI tersebut. Proyek ini dianggap sebagai kritik satir terhadap perusahaan yang gemar mengotomatiskan pekerjaan level bawah, namun enggan menerapkan evaluasi serupa pada posisi eksekutif. OpenExecutive membuktikan bahwa banyak tugas manajerial kini juga bisa direplikasi oleh mesin.

Berita Terkait Lainnya