Penggunaan kecerdasan buatan (AI) di sektor keuangan terus meluas untuk mengotomatiskan pekerjaan repetitif seperti pengumpulan data, pembuatan laporan, dan riset. Google Cloud meluncurkan Gemini Enterprise for Financial Services and Legal untuk memenuhi tuntutan keamanan dan kepatuhan tinggi di industri tersebut.
Berbagai pekerjaan kini dapat dibantu AI, mulai dari riset keuangan yang dilengkapi skor kepercayaan dan sumber kutipan, hingga tugas administratif seperti pemformatan laporan dan perangkuman berita pasar. AI juga mampu menangani penilaian risiko kredit serta pemantauan portofolio bagi berbagai tim.
Selain analisis, AI berperan dalam proses verifikasi bisnis, kepatuhan Know Your Customer (KYC), serta ekstraksi dan rekonsiliasi dokumen keuangan untuk kebutuhan pasar modal. Hal ini mempermudah proses onboarding bisnis dan pengecekan kelengkapan dokumen pinjaman.
CEO Google Cloud Thomas Kurian menekankan pentingnya platform AI yang fleksibel, tidak terkunci pada satu ekosistem, dan terintegrasi dengan sistem IT harian. Platform ini juga telah terhubung dengan 13 sumber data berlisensi seperti Moody’s, S&P Global, dan FactSet.