Penampilan Van Ness Wu dalam konser perdana Forever 2.0 di Hangzhou menjadi sorotan, tidak hanya karena aksi panggungnya tetapi juga busana yang dikenakannya. Beberapa look tersebut merupakan karya dua desainer Indonesia, Harry Halim dan Wanda Ponika.
Salah satu tampilan menonjol adalah setelan velvet ungu rancangan Harry Halim dengan siluet structured dan hiasan payet membentuk identitas Van Ness Wu. Material velvet memperkuat efek visual saat terkena sorotan lampu.
Pada bagian akhir konser, Van Ness tampil sederhana dengan kemeja putih dan celana hitam, namun aksesori fine jewelry karya Wanda Ponika menjadi pusat perhatian. Perhiasan dikenakan berlapis, mulai dari kalung, anting, cincin, bangles, hingga bracelet.
Wanda House of Jewels dikenal menggunakan berlian D color, kategori tertinggi dalam klasifikasi warna berlian, sehingga kilauannya tetap menonjol di bawah pencahayaan konser.